Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja: Panduan Lengkap dan Profesional

5/5 - (34 votes)

Hey, kamu yang lagi bingung mau resign dari pekerjaan tapi masih ragu gimana caranya? Tenang, gue punya panduan lengkap buat kamu yang pengen bikin surat pengunduran diri yang mantap! Nggak perlu khawatir, gue bakal jelasin semua langkah-langkahnya secara detail dan santai. Jadi, siap-siap aja buat cari karier baru yang lebih seru!

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja: Panduan Lengkap dan Profesional terbaru

Sebelum kita mulai, pastiin dulu nih apa alasan kamu mau resign dan mengajukan pengunduran diri. Ada beberapa alasan yang umumnya membuat orang memutuskan untuk resign, misalnya:

Mengapa Mengajukan Pengunduran Diri?

  • Kesempatan Karier Baru
  • Masalah di Tempat Kerja
  • Perubahan Kehidupan Pribadi
  • Pengembangan Diri

Nah, sekarang kita masuk ke inti pembahasan nih. Bagaimana sih cara membuat surat pengunduran diri kerja yang profesional? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

Cara Membuat Surat Pengunduran Diri Kerja

Sebelum mulai menulis surat pengunduran diri, pastikan kamu sudah menetapkan tanggal resign yang sesuai dengan kebijakan perusahaan. Biasanya, surat pengunduran diri harus disampaikan satu bulan sebelum berhenti. Nah, langsung aja deh, ini dia langkah-langkahnya:

Mulailah surat dengan menulis judul “Surat Pengunduran Diri”

Ini adalah langkah pertama yang perlu kamu lakukan. Tulis judul “Surat Pengunduran Diri” di bagian paling atas suratmu. Jangan lupa tambahkan tanggal saat kamu menulis surat tersebut.

Contoh:

  • Surabaya, 15 Oktober 2024

Tulis nama lengkap atasan atau departemen sumber daya manusia sebagai penerima surat

Setelah menulis judul surat, tulislah nama lengkap atasan kamu atau departemen sumber daya manusia sebagai penerima surat. Pastikan kamu menuliskan nama dengan benar dan jelas.

Baca juga :   Aplikasi Streaming Android 2024

Contoh:

  • Kepada,
  • Bapak/Ibu [Nama Atasan atau HRD]
  • [Nama Perusahaan]

Gunakan salam pembuka yang sopan seperti Dengan hormat

Setelah menuliskan penerima surat, gunakan salam pembuka yang sopan seperti “Dengan hormat”. Salam pembuka ini menunjukkan kesopanan dan rasa hormatmu kepada atasan atau HRD.

Contoh:

  • Dengan hormat,

Isi surat dengan alasan Anda mengundurkan diri

Selanjutnya, isi surat dengan alasan mengapa kamu mengundurkan diri. Jelaskan secara singkat, jelas, dan positif alasan-alasanmu. Pastikan alasan yang kamu berikan tidak menyinggung perusahaan atau atasan.

Contoh:

  • Saya mengundurkan diri dari posisi [jabatan] di [nama perusahaan] dengan alasan ingin mengejar kesempatan karier baru.

Sampaikan terima kasih kepada perusahaan atas kesempatan yang telah diberikan

Jangan lupa sampaikan rasa terima kasihmu kepada perusahaan atas kesempatan yang telah diberikan padamu. Berikan apresiasi yang tulus dan jujur atas pengalaman yang kamu dapatkan selama bekerja di perusahaan tersebut.

Contoh:

  • Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di [nama perusahaan].

Tawarkan bantuan untuk memudahkan transisi Anda

Untuk menunjukkan sikap yang profesional, kamu bisa menawarkan bantuanmu untuk memudahkan proses transisi setelah kamu resign. Bantuan ini bisa berupa membantu melatih pegawai baru atau menyelesaikan pekerjaan tertentu sebelum kamu benar-benar berhenti.

Contoh:

  • Jika diperlukan, saya siap untuk membantu melatih pegawai baru agar dapat mengambil alih tanggung jawab saya dengan lancar.

Sampaikan harapan Anda untuk masa depan yang sukses

Terakhir, sampaikan harapanmu untuk masa depan yang sukses kepada perusahaan. Beri semangat dan harapan yang baik agar perusahaan terkesan dengan sikapmu yang positif.

Contoh:

  • Saya berharap perusahaan ini terus berkembang dan mencapai kesuksesan di masa depan. Semoga perusahaan ini tetap menjadi tempat yang menyenangkan untuk bekerja.

Gunakan salam penutup seperti “Hormat saya” atau “Terima kasih” diikuti dengan tanda tangan Anda

Setelah selesai menulis isi surat, gunakan salam penutup yang sopan seperti “Hormat saya” atau “Terima kasih”. Jangan lupa tambahkan tanda tanganmu di bawah salam penutup tersebut.

Baca juga :   Menjadi Terapis Pijat Bersertifikat: Membuka Peluang Karir yang Menguntungkan dan Menyenangkan

Contoh:

  • Hormat saya,
  • [Nama Lengkap]

Jadi, itulah langkah-langkah lengkap untuk membuat surat pengunduran diri kerja yang profesional. Pastikan kamu mengikuti semua langkah-langkah di atas agar suratmu terlihat lebih baik dan memberikan kesan yang positif kepada perusahaan. Semoga berhasil!

Kesimpulan

Setelah mempelajari panduan lengkap ini, ada beberapa hal penting yang perlu kamu ingat saat membuat surat pengunduran diri kerja:

  • Surat pengunduran diri harus ditujukan kepada atasan atau departemen sumber daya manusia.
  • Pastikan kamu memberikan alasan pengunduran diri secara singkat, jelas, dan positif.
  • Jangan lupa sampaikan rasa terima kasihmu kepada perusahaan atas kesempatan yang telah diberikan.
  • Tawarkan bantuanmu untuk memudahkan transisi setelah kamu resign.
  • Sampaikan harapanmu untuk masa depan yang sukses kepada perusahaan.

Dengan mengikuti panduan ini, kamu akan bisa membuat surat pengunduran diri kerja yang profesional dan memberikan kesan yang baik kepada perusahaan. Jangan lupa, selalu berkomunikasi dengan baik dan tetap menjaga hubungan yang baik dengan mantan rekan kerja dan atasanmu. Semoga sukses dalam mencari karier baru yang lebih seru!

error: Peringatan: Konten dilindungi !!