Etiket Follow-Up Surat Lamaran: Pentingnya dan Manfaatnya

Rate this post

Menyusun surat lamaran adalah langkah awal dalam mencari pekerjaan yang diimpikan. Namun, setelah mengirim surat lamaran, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan: etiket follow-up surat lamaran. Meskipun terkadang diabaikan, praktik ini memiliki peran penting dalam proses seleksi karyawan. Dalam pembahasan ini, kita akan membahas mengapa etiket follow-up surat lamaran begitu penting dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kesan positif kepada perusahaan.

Etiket follow-up surat lamaran adalah cara untuk menunjukkan komitmen dan ketertarikan kita terhadap posisi yang dilamar. Dengan mengikuti etiket ini, kita dapat menunjukkan bahwa kita adalah seorang yang proaktif dan tekun. Selain itu, etiket follow-up surat lamaran juga memperlihatkan bahwa kita menghargai waktu dan perhatian yang diberikan oleh perusahaan.

Pentingnya Etiket Follow-Up Surat Lamaran

Etiket follow-up surat lamaran adalah langkah penting dalam proses mencari pekerjaan. Dengan mengikuti etiket yang benar, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan tanggapan positif dari perusahaan yang Anda lamar. Berikut adalah beberapa alasan mengapa etiket follow-up surat lamaran begitu penting:

Mengapa etiket follow-up surat lamaran penting?

1. Menunjukkan ketertarikan: Dengan mengirimkan follow-up surat lamaran, Anda menunjukkan kepada perusahaan bahwa Anda benar-benar tertarik dengan posisi yang Anda lamar. Ini dapat menunjukkan komitmen Anda dan memberikan kesan positif kepada perekrut.

Baca juga :   Perbedaan Parfum Baccarat Asli dan Palsu Update

2. Memperbaiki kesan pertama: Jika surat lamaran Anda tidak mendapatkan tanggapan, mengirim follow-up dapat memberikan kesempatan untuk memperbaiki kesan pertama Anda. Anda dapat menjelaskan lebih lanjut tentang kualifikasi Anda atau mengklarifikasi informasi yang mungkin telah disalahpahami.

Bagaimana etiket follow-up surat lamaran dapat mempengaruhi kesan positif kepada perusahaan?

1. Menunjukkan profesionalisme: Dengan mengikuti etiket follow-up yang tepat, Anda menunjukkan profesionalisme dan keseriusan dalam mencari pekerjaan. Hal ini dapat meningkatkan kesan positif Anda kepada perusahaan dan meningkatkan peluang Anda untuk dipertimbangkan.

2. Menunjukkan inisiatif: Dengan mengirimkan follow-up surat lamaran, Anda menunjukkan inisiatif dan keinginan untuk berkomunikasi dengan perusahaan. Ini dapat menunjukkan kemampuan Anda dalam menjalin hubungan bisnis dan dapat memberikan kesan positif kepada perekrut.

Apa saja manfaat dari mengikuti etiket follow-up surat lamaran?

1. Meningkatkan peluang: Dengan mengirimkan follow-up surat lamaran, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan tanggapan dari perusahaan. Ini dapat membuka pintu bagi Anda untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya.

2. Memperkuat hubungan: Mengikuti etiket follow-up dapat membantu memperkuat hubungan Anda dengan perusahaan. Anda dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan perekrut dan meningkatkan peluang Anda untuk dikenali dan diingat oleh mereka.

Waktu yang Tepat untuk Mengirim Follow-Up Surat Lamaran

Follow-up surat lamaran adalah langkah yang penting dalam mencari pekerjaan. Namun, penting untuk mengetahui waktu yang tepat untuk mengirimnya agar tidak terlalu pushy atau terlalu lama menunggu tanggapan. Berikut adalah beberapa pertimbangan mengenai waktu yang tepat untuk mengirim follow-up surat lamaran.

Berapa lama setelah mengirim surat lamaran sebaiknya kita mengirim follow-up surat lamaran?

Setelah mengirimkan surat lamaran, sebaiknya tunggu sekitar satu minggu sebelum mengirim follow-up surat. Hal ini memberikan waktu yang cukup bagi pihak perusahaan untuk meninjau lamaran Anda dan membuat keputusan awal.

Apakah ada batasan waktu yang ideal untuk mengirim follow-up surat lamaran?

Ada waktu yang ideal untuk mengirim follow-up surat lamaran, yaitu sekitar dua minggu setelah mengirimkan surat lamaran awal. Dalam dua minggu tersebut, perusahaan biasanya sudah menyeleksi calon yang potensial dan sedang dalam proses pengambilan keputusan. Dengan mengirim follow-up surat pada waktu ini, Anda menunjukkan ketertarikan dan keseriusan Anda terhadap posisi yang dilamar.

Baca juga :   Mengilapkan Gaji dan Ruangan dengan Keajaiban Jasa Epoxy Lantai

Apakah ada perbedaan waktu pengiriman follow-up surat lamaran antara melalui email dan melalui pos?

Ya, terdapat perbedaan waktu pengiriman follow-up surat lamaran antara melalui email dan melalui pos. Jika mengirim follow-up surat melalui email, sebaiknya kirim pada hari kerja dan hindari mengirim saat akhir pekan atau hari libur. Sedangkan jika mengirim melalui pos, perlu diperhatikan waktu pengiriman surat agar sampai tepat waktu. Pastikan mengirimnya beberapa hari sebelum waktu yang dianggap ideal untuk mengirim follow-up surat lamaran.

Cara Menulis Kalimat Pembuka untuk Follow-Up Surat Lamaran

pembatalan pajak faktur invoice pemberitahuan permohonan revisi pernyataan keterangan acara pembayaran nomor tanggal pembelian menulis untuk berhenti gawe pengisian resign

Menulis kalimat pembuka untuk follow-up surat lamaran membutuhkan pendekatan yang sopan dan profesional. Berikut adalah contoh kalimat pembuka yang dapat Anda gunakan:

1. Mengingatkan Perihal Lamaran

Sehubungan dengan lamaran saya yang telah saya kirimkan beberapa waktu yang lalu, saya ingin mengetahui perkembangan terkait posisi yang saya lamar.

2. Menunjukkan Ketertarikan

Saya ingin menegaskan kembali minat saya yang besar dalam bergabung dengan perusahaan ini dan berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti.

3. Mengapresiasi Waktu dan Perhatian

Terima kasih atas waktu dan perhatian yang telah diberikan dalam melihat lamaran saya sebelumnya. Saya ingin mengetahui apakah ada kemungkinan untuk mengatur waktu yang tepat untuk berdiskusi lebih lanjut.

Isi Follow-Up Surat Lamaran yang Baik

etiket follow-up surat lamaran terbaru

Isi follow-up surat lamaran sebaiknya mencakup beberapa hal berikut:

1. Menegaskan Ketertarikan

Tegaskan kembali ketertarikan Anda terhadap posisi yang Anda lamar dan perusahaan yang Anda lamar.

2. Mengingatkan Kualifikasi dan Pengalaman

Ingatkan perekrut tentang kualifikasi dan pengalaman yang Anda miliki yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.

3. Menunjukkan Antusiasme

Tunjukkan antusiasme Anda dalam menghadapi tantangan dan kontribusi yang dapat Anda berikan jika diberikan kesempatan.

Cara Menutup Follow-Up Surat Lamaran dengan Baik

Berikut adalah contoh cara menutup follow-up surat lamaran dengan baik:

1. Meminta Tindak Lanjut

Mohon beri tahu saya tentang langkah selanjutnya dalam proses rekrutmen ini dan apakah ada informasi tambahan yang saya perlukan.

2. Menyampaikan Harapan

Saya berharap dapat mendengar kabar baik dari Anda segera. Terima kasih atas perhatian Anda dalam mempertimbangkan lamaran saya.

Baca juga :   Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Konsep, Manfaat, dan Perkembangannya

Etiket Mengikuti Upaya Follow-Up Surat Lamaran

Follow-up surat lamaran adalah langkah penting dalam mencari pekerjaan. Namun, penting untuk mengikuti upaya ini dengan sopan dan profesional untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan respon dari perusahaan yang Anda lamar.

Cara Mengikuti Upaya Follow-Up Surat Lamaran dengan Sopan dan Profesional

1. Jadwal yang Tepat: Tunggu beberapa hari setelah mengirim surat lamaran sebelum melakukan follow-up. Jangan terlalu tergesa-gesa atau menunggu terlalu lama.

2. Gunakan Saluran Komunikasi yang Tepat: Periksa apakah perusahaan memberikan instruksi khusus dalam surat lamaran. Jika tidak, kirim email follow-up ke alamat yang tercantum atau hubungi nomor telepon yang relevan.

3. Sampaikan Nama dan Kontak Anda dengan Jelas: Pastikan dalam email atau panggilan telepon Anda, menyebutkan nama dan kontak Anda dengan jelas agar perusahaan dapat mengenali Anda.

4. Sopan dan Hormat: Saat berkomunikasi dengan perusahaan, tetaplah sopan dan hormat. Jaga nada suara Anda dan gunakan bahasa yang profesional.

5. Pertanyaan yang Tepat: Jika Anda mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan perusahaan, tanyakan apakah ada informasi tambahan yang dibutuhkan atau apakah mereka sudah mempertimbangkan lamaran Anda.

Jika Tidak Mendapatkan Respon dari Perusahaan

Jika Anda tidak mendapatkan respon setelah mengirim follow-up surat lamaran, ada beberapa tindakan yang sebaiknya Anda lakukan:

1. Tunggu dengan Sabar: Berikan perusahaan waktu yang cukup untuk meninjau dan memproses lamaran Anda. Mereka mungkin memiliki banyak lamaran yang harus ditinjau.

2. Kirim Reminder: Jika sudah melewati waktu yang wajar dan Anda masih belum mendapat respon, kirimkan reminder singkat melalui email atau telepon. Jangan terlalu menuntut atau tidak sopan dalam pesan Anda.

3. Jangan Menyerah: Jika Anda tetap tidak mendapatkan respon setelah mengirim reminder, jangan menyerah. Teruslah mencari peluang pekerjaan lainnya dan terus perbaiki surat lamaran serta CV Anda.

Batasan Jumlah Follow-Up yang Sebaiknya Dilakukan

Tidak ada batasan jumlah follow-up yang pasti. Namun, sebaiknya tidak mengirimkan terlalu banyak follow-up yang berlebihan. Dua atau tiga kali follow-up sudah cukup untuk menunjukkan ketertarikan Anda pada posisi yang Anda lamar.

Penutup

etiket follow-up surat lamaran

Dalam mengikuti etiket follow-up surat lamaran, penting untuk tetap menjaga sikap yang sopan dan profesional. Jika tidak mendapatkan respon dari perusahaan setelah mengirim follow-up surat lamaran, ada baiknya kita memberikan mereka waktu yang cukup untuk menanggapi. Jangan terlalu sering mengirim follow-up, karena hal tersebut dapat dianggap sebagai tindakan yang mengganggu. Setelah melakukan semua langkah yang sesuai dengan etiket follow-up surat lamaran, kita dapat berharap untuk mendapatkan respon yang positif dari perusahaan yang kita lamar.

error: Peringatan: Konten dilindungi !!